✍️ Sequoyah — jenius buta huruf yang menemukan sistem penulisan dari nol

Pada 1821 seorang pandai perak Cherokee yang tidak dapat membaca bahasa Inggris mengungkap silabari 86 karakter — 85 di antaranya masih dipakai hingga kini — yang ia bangun sendiri selama 12 tahun. Dalam satu dekade, pengamat sezaman melaporkan bahwa literasi Cherokee menyamai atau melampaui pemukim kulit putih di sekitarnya.

Tag: syllabary cherokee sequoyah north-america invention

Sequoyah (juga ditulis ᏍᏏᏉᏯ Ssiquoya, atau dalam bahasa Inggris George Guess, sekitar 1770–1843) adalah salah satu dari sedikit orang dalam sejarah tercatat yang diketahui telah menemukan sistem penulisan yang sepenuhnya berfungsi dari ketiadaan, sambil secara pribadi buta huruf dalam bahasa apa pun. Kisah ini begitu tidak mungkin sehingga para komentator abad ke-19 terus mencoba menjelaskannya. Itu terjadi tetap saja.

🌍 Tampilkan Cherokee di peta — Cherokee 👋 "Halo" — ᎣᏏᏲ (osiyo)Cherokee

Sequoyah adalah pandai perak dan veteran cacat Resimen Cherokee di bawah Andrew Jackson dalam Perang Creek. Ia tidak berbicara bahasa Inggris dan tidak pernah bersekolah formal. Tetapi ia telah melihat tentara berbahasa Inggris membaca dan menulis surat selama perang — yang disebut orang Cherokee sebagai "daun yang berbicara" — dan ia menjadi yakin bahwa ini bukan sihir tetapi teknologi, dan bahwa rakyatnya sendiri juga layak mendapatkannya.

Dari sekitar 1809 ia bekerja secara obsesif pada masalah itu. Upaya pertamanya adalah logografis — satu simbol per kata — dan ia dilaporkan menggambar lebih dari seribu simbol sebelum menyadari sistem itu tidak akan dapat dipelajari. Istrinya konon membakar pekerjaannya karena frustrasi pada satu titik. Ia memulai lagi.

Terobosannya adalah kesadaran bahwa Cherokee, seperti bahasa Jepang, memiliki inventaris suku kata berbeda yang cukup kecil — sekitar 85. Silabari, bukan alfabet, adalah kecocokan alami. Ia menetapkan satu simbol untuk setiap suku kata. Untuk inspirasi ia menarik bentuk huruf Latin, Yunani, dan Sirilik (yang tidak dapat ia baca) ditambah bentuk asli, memperlakukan masing-masing sebagai token visual tanpa makna untuk dicocokkan dengan bunyi Cherokee. Hasilnya memiliki huruf yang tampak akrab tetapi tidak berarti apa pun yang dimaksud oleh padanan Eropa mereka:

Pada 1821 ia mendemonstrasikan sistem itu, dengan terkenal, dengan memisahkan putrinya yang berusia enam tahun Ayoka dari hadirin dan memintanya mentranskripsikan dan kemudian membacakan kembali pesan yang didiktekan kepadanya. Dewan Bangsa Cherokee tidak yakin ini bukan trik — sampai mereka mengujinya sendiri dan menemukan bahwa orang dewasa dapat menjadi melek huruf secara fungsional dalam hitungan hari, bukan tahun.

💧 "Air" — ᎠᎹ (ama)Cherokee 🔥 "Api" — ᎠᏥᎳ (atsila)Cherokee 🌙 "Bulan" — ᏃᏓ (nvda)Cherokee

Apa yang terjadi selanjutnya belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah literasi. Bangsa Cherokee mengadopsi silabari dengan keputusan resmi pada 1825. Pada 1828 mereka telah mulai menerbitkan Tsalagi Tsulehisanvhi / Cherokee Phoenix, surat kabar Indian Amerika pertama, dicetak dwibahasa dalam Cherokee dan Inggris pada jenis silabari yang dibuat khusus. Dalam kira-kira sepuluh tahun setelah demonstrasi Sequoyah 1821, para pengamat kontemporer — termasuk misionaris Amerika — memperkirakan bahwa literasi Cherokee dalam aksara mereka sendiri melampaui tingkat literasi pemukim kulit putih sekitarnya dalam bahasa Inggris.

"Suku-suku itu mengawasi para pemuda tersebut dengan cemas selama beberapa bulan; dan ketika mereka maju untuk diuji, perasaan semua orang memuncak sampai ke titik tertinggi." — Samuel Lorenzo Knapp, Lectures on American Literature, 1829

Kemenangan diikuti oleh tragedi. Pada 1838–1839, meskipun Bangsa Cherokee adalah negara modern terpelajar, konstitusional, penerbit surat kabar, pemerintahan Presiden Martin Van Buren — yang menjalankan perjanjian pemindahan yang telah diperoleh Andrew Jackson — memaksa pemindahan mereka ke barat di Jalan Air Mata; sekitar 4.000 dari 16.000 Cherokee meninggal. Silabari ikut bersama mereka. Sequoyah sendiri meninggal pada 1843 di Meksiko, mencari kelompok Cherokee terpisah yang dikabarkan.

Hari ini silabari Cherokee diajarkan di sekolah imersi di Tahlequah, Oklahoma dan Cherokee, North Carolina. Ia ada di Unicode (U+13A0–U+13FF), didukung oleh sistem operasi Apple dan Google, dan telah digunakan untuk menulis segala sesuatu mulai dari terjemahan Alkitab hingga unggahan media sosial modern. Pohon kayu merah pesisir California Sequoia sempervirens secara tradisional dikatakan dinamai menurut namanya, meski bagaimana Endlicher sampai pada nama itu pada 1847 masih diperdebatkan. Pria itu tidak bisa membaca. Ia memberi sebuah bangsa sebuah aksara.

Sumber

Bacaan terkait

Lihat juga: Bacaan · Word Map — 30 kata inti · Han Map — Bacaan aksara Han

Buka peta interaktif: Word Map · HanMap · Name Map · Word Order · Tree

Bagian dari LangMap — proyek visualisasi linguistik. Ini ringkasan statis yang dapat dirayapi; peta interaktif menyediakan audio pelafalan, filter, dan tampilan globe.

Dibuat oleh Heuron Inc. · GitHub · cho@heuron.com · Beranda LangMap