Bahasa Ciacia

Cia-Cia

Austronesia (Malayo-Polynesian, Celebik, Muna-Buton)

Rumpun bahasaAustronesia (Malayo-Polynesian, Celebik, Muna-Buton) Penutur~80–105K (Ethnologue 6b: terancam) AksaraAksara Latin; Hangul diajarkan di beberapa sekolah di Baubau sejak 2009 (tidak resmi); dahulu memakai aksara Gundhul turunan Arab. NegaraIndonesia (Sulawesi Tenggara — Pulau Buton bagian selatan, Binongko, Batu Atas) Bahasa resmiTidak ada; bahasa daerah setempat. Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi wilayah ini

Bahasa Cia-Cia (Bahasa Ciacia, disebut juga Buton Selatan) adalah bahasa Austronesia dari subkelompok Muna-Buton, dituturkan oleh sekitar 80.000–105.000 orang di sekitar kota Baubau di bagian selatan Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, Indonesia. Secara fonologis bahasa ini khas untuk kawasan tersebut: lima vokal, hentian glotal fonemis (ditulis dengan tanda apostrof, seperti pada ka'ana 'rumah' dan we'e 'air'), sederet konsonan hambat pranasal, serta konsonan implosif /ɓ/ dan /ɗ/ yang oleh ejaan Latin biasa hanya dituliskan sebagai b dan d. Bahasa ini menjadi terkenal di seluruh dunia pada tahun 2009, ketika Baubau mulai mengajarkannya dengan aksara Hangul Korea — menghidupkan kembali jamo usang seperti ᄫ untuk frikatif bilabial yang tidak dimiliki bahasa Korea. Proyek itu selalu jauh lebih kecil daripada ketenarannya: Hangul hanya dipakai di sekolah dan papan nama jalan beberapa kecamatan, tidak pernah diadopsi secara resmi, dan sebagian besar tulisan Cia-Cia tetap beraksara Latin. Sebagian besar penuturnya dwibahasa dengan bahasa Indonesia dan banyak pula yang memakai bahasa Wolio yang berkerabat dekat.

Tempat dituturkan

31 kata inti dalam Cia-Cia

Air

we'e

/weʔe/

Api

api

/api/

Matahari

holeo

/holeo/

Bulan

wula

/wula/

Bintang

wicuko

/witʃuko/

Ibu

ina

/ina/

Ayah

ama

/ama/

Saya

indau

/indau/

Kamu

iso'o

/isoʔo/

Nama

ngea

/ŋea/

Mata

mata

/mata/

Tangan

lima

/lima/

Hati

lalo

/lalo/

Cinta

pe'elu

/peʔelu/

Pohon

sau

/sau/

Rumah

ka'ana

/kaʔana/

Anjing

au

/au/

Kucing

mbuta

/mbuta/

Makan

ma'a

/maʔa/

Minum

poroku

/poroku/

Satu

ise

/ise/

Dua

rua

/rua/

Halo

Assalamu'alaikum

/asalamu ʔalaikum/

Terima kasih

tarima kasi

/tarima kasi/

Baik

umela

/umela/

Perbandingan kata

Dibandingkan dengan bahasa Austronesian (Malayo-Polynesian, Celebic, Muna-Buton) terkait

Arti Cia-CiaMandarToraja-Sa'danBahasa MaranaoBahasa TetumBahasa BugisBahasa Samoa
Air we'e /weʔe/ uai /uai/ uai /uai/ ig /iɡ/ bee /beː/ wae /wae/ vai /vai/
Api api /api/ api /api/ api /api/ apoy /apoj/ ahi /ahi/ api /api/ afi /afi/
Matahari holeo /holeo/ mata allo /mata alːo/ mata allo /mataʔalːo/ alongan /aloŋan/ loron /loɾon/ mata esso /mata esːo/ /laː/
Bulan wula /wula/ bulang /bulaŋ/ bulan /bulan/ bolan /bolan/ fulan /fulan/ uleng /uleŋ/ māsina /maːsina/
Bintang wicuko /witʃuko/ bittoeng /bittoeŋ/ bintoen /bintɔɛn/ bito-on /bitoʔon/ fitun /ˈfitun/ wittoing /wittoeŋ/ fetū /fetuː/
Ibu ina /ina/ indo /indo/ indo /indo/ ina /ina/ inan /inan/ indo /indo/ tinā /tinaː/
Ayah ama /ama/ ama /ama/ ambe /ambe/ ama /ama/ aman /aman/ ambo /ambo/ tamā /tamaː/
Saya indau /indau/ iyau /ijau/ aku /aku/ ako /ako/ ha'u /haʔu/ iyya' /ijːaʔ/ a'u /aʔu/
Halaman 1/4

Bagian dari LangMap — proyek visualisasi linguistik. Ini ringkasan statis yang dapat dirayapi; peta interaktif menyediakan audio pelafalan, filter, dan tampilan globe.